Kita semua sudah tahu bahwa gelar Scoring Champion Pesta Basket Mania Chapter 1 diraih oleh Zhafran Toriq dari SMA Cikal, namun pernahkah kamu bertanya siapa pemain dengan perolehan poin terbanyak kedua di liga ini?

Jawabannya adalah Aydin Khalfani — guard kelas 10 penuh talenta dari SMK Letris 2, yang tampil bersinar sepanjang turnamen.


Bintang Muda yang Tampil Memukau

Meski baru memasuki tahun pertamanya di SMK Letris 2, Aydin langsung menjadi motor serangan utama tim SMK Letris 2. Berdasarkan data statistik, ia:

  • Menjadi top scorer tim
  • Menempati peringkat ke-2 dalam assist
  • Menjadi yang terbaik dalam free throw made

Tanpa ragu dapat dikatakan Aydin adalah tulang punggung SMK Letris 2 dalam hal mencetak angka.


Senjata Andalan: 3-Pointer!

Sebagai guard dengan postur terkecil di tim, Aydin menjadikan tembakan tiga angka sebagai senjata utamanya. Ia juga beberapa kali melakukan penetrasi agresif ke dalam paint untuk mencetak poin lewat layup berani — memperlihatkan variasi serangannya yang matang untuk pemain seusianya.

Yang paling mencuri perhatian? Court vision-nya. Aydin kerap memberikan umpan kunci yang membuka ruang bagi rekan-rekannya mencetak poin mudah.


Bukan Soal Akurasi, Tapi Soal Pilihan

Aydin mencoba 40 tembakan tiga angka selama liga, dan hanya 11 yang masuk. Rata-ratanya? 27.5%. Tidak luar biasa. Bahkan bagi sebagian orang, itu dianggap di bawah standar.

Tapi Aydin tetap menembak. Lagi dan lagi. Kenapa?

Karena dia tahu sesuatu yang tidak selalu tercermin di angka: kehadiran dua pemain offensive rebounder terbaik liga — Arly Alfaridzy dan Loka Prima.

Setiap kali Aydin menembak, peluang kedua terbuka. Timnya siap mengamankan bola. Dalam strategi ini, kegagalan bukan akhir — melainkan awal peluang berikutnya. Itu cara berpikir seorang pemain yang matang.

Kehadiran Arly dan Aufa memberi Aydin lampu hijau untuk terus menembak dari jarak jauh — karena setiap miss punya peluang besar untuk jadi second chance point.

Faktanya, Arly adalah pemuncak klasemen offensive rebound Pesta Basket Mania Chapter 1!


Perjalanan Masih Panjang

Masih kelas 10, tapi sudah menjadi second-best scorer di liga? Itu bukan hal biasa — itu istimewa. Aydin Khalfani telah membuktikan bahwa usia hanyalah angka ketika kerja keras, fokus, dan mentalitas kompetitif bersatu.

Kami percaya, dengan semangat latihan yang konsisten, Aydin akan menjadi salah satu pemain terbaik di musim-musim berikutnya.


Tonton video highlight Aydin selama babak penyisihan di bawah ini!

Siapa pemain yang kamu ingin kami bahas berikutnya? Tulis di kolom komentar, ya!