Mencermati keberhasilan tim SMAN 7 saat merengkuh mahkota juara Pesta basket Mania Chapter 1 yang baru saja lewat, sudah pasti kesuksesan ini tak lepas dari peran penting yang berhasil dijalankan dengan sangat baik oleh Christian Edgar. Tanpa mengecilkan peran anggota tim yang lain, performa pemain ini memang sangat luar biasa. Dimulai sejak babak penyisihan pool B saat tim SMAN 7 ini menjadi tim yang tak terkalahkan dengan menyapu semua pertandingan dengan kemenangan, statistic yang dibukukan olehnya cukup mentereng dengan 27 points, 23 rebounds, 4 assist, dan 1 steal. Pencapaian ini menempatkan Edgar di posisi 3 top scorer dan top 5 efficiency di pertandingan hari pertama. Di babak playoff, prestasinya pun kian tajam. 13 points, 18 rebounds, 6 assist, dan 9 steal berhasil dibuat oleh pemain ini sejak pertandingan quarter final hingga timnya keluar menjadi juara.

Mengaku sudah mulai bermain basket sejak kelas 3 SD, sejatinya Edgar justru lebih dahulu mendalami olahraga futsal. Namun ketertarikannya terhadap permainan basket membuat Edgar banting stir dan mulai bermain basket bersama teman-temannya. Saat disinggung mengenai keberhasilannya membawa tim SMAN 7 menjadi juara, Edgar merespon dengan rendah hati. Menurutnya keberhasilan ini merupakan hasil kolektif dari semua anggota tim. Meskipun dia berhasil mencetak banyak skor, tapi dia sangat yakin bahwa kesuksesan ini juga berkat defense yang rapat dan passing-passing akurat yang diperagakan oleh teammate yang diakuinya bermain dengan sangat solid.

Edgar sangat senang dan bersyukur ketika mengetahui kalau dirinya diapresiasi banyak pemain tim lawan. Dia menganggap ini adalah jalan baginya untuk menambah banyak kenalan dan teman. Dan Edgar pun juga menaruh respect pada lawan-lawannya terutama Zhafran dari Cikal Serpong yang juga punya kemampuan mencetak skor yang luar biasa. Sekarang ini Edgar masih duduk di kelas 11 dan saat ditanya apakah dia ingin bermain lagi di Pesta Basket Mania chapter berikutnya, dengan tegas Edgar menjawab: “Ikut pastinya!”